Jembatan Barelang dan Kebanggaannya

Ke Batam tak ke Barelang? Ibarat kamu tanpa senyummu… eaaakkk. 😝

Yap, mengunjungi Batam tak mampir ke jembatan ini, semua orang termasuk kamu sudah pasti sepakat untuk mengatakan “kurang afdhol”, benar saja, Barelang adalah bagian tak terpisahkan dari kota industri ini. Sebuah iconnya kota Batam.

Seberapa jauhkah Anda ‘mengenal’ Barelang?

Berikut tulisan yang saya kutip dari BP Batam tentang jembatan ini, pastinya membuat Anda makin penasaran ingin ‘bertemu’ langsung dengan jembatan Barelang.

Jembata Barelang (Batam Rempang & Galang) sebenarnya adalah nama enam buah jembatan yang menghubungkan Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Pembangunan jembatan ini diprakarsai oleh bapak presiden ke tiga RI B.J Habibie, yang merupakan Ketua Otorita Batam pada periode saat itu (1978 – 1998).
Jembatan ini dibangun untuk memfasilitasi pulau-pulau tersebut guna mendukung wilayah industri di Kepulauan Riau khususnya Pulau Batam dan sekitarnya. Jembatan ini kemudian menjadi simbolnya Pulau Batam dan merupakan situs wisata yang paling populer di kota ini. Karenanya Ada pula yang menyebutnya dengan nama Jembatan Habibie.

Adapun keenam buah jembatan Barelang tersebut terdiri dari :

1. Jembatan Tengku Fisabilillah (jembatan I) 

Jembatan ini memiliki panjang 642 meter yang menghubungkan pulau Batam dan Tonton. Jembatan cable-stayed bridge inilah yang paling besar dan paling populer dari semua jembatan yang dibangun.

2. Jembatan Nara Singa (jembatan II)

Jembatan ke dua ini selanjutnya menghubungkan Pulau Tonton dengan pulau Nipah dengan panjang mencapai 420 meter. Berjarak tak terlalu jauh dari jembatan I.

3. Jembatan Raja Ali Haji (jembatan III)

Pulau Setokok dan Nipah dihubungkan oleh girder bridge yang disebut jembatan Raja Ali Haji. Nama jembatan ini diambil dari seorang tokoh Melayu yang merupakan ulama, sejarawan, pujangga, dan terutama pencatat pertama dasar-dasar tata bahasa Melayu terkemuka pada abad ke-19. Beliau merupakan keturunan kedua (cucu) dari Raja Haji Fisabilillah, Yang Dipertuan IV dari Kesultanan Lingga-Riau.

4. Jembatan Sultan Zainal Abidin (jembatan IV)

Total panjang jembatan dengan tipe cantilever bridge ini mencapai 365 meter. Jembatan ke empat ini menghubungkan pulau Setokok dengan pulau Rempang.

5. Jembatan Tuanku Tambusai (jembatan V)

Untuk menghubungkan Pulau Rempang dan Galang maka dibangunlah jembatan ke lima dengan panjang sekitar 365 meter yang kemudian diberi nama Jembatan Tuanku Tambusai.

Jembatan 5 Barelang

6. Jembatan Raja Kecik (jembatan VI)

Ini merupakan jembatan terakhir yang menghubungkan Pulau Galang dan Pulau Galang Baru dengan panjang 180 meter.
Bila dihitung total panjang jembatan pertama sampai terakhir mencapai kira-kira 2 km. Pembangunan jembatan-jembatan tersebut dimulai pada tahun 1992 dan selesai sekitar tahun 1998. Sedangkan penamaannya ditabalkan saat Bapak Ismet Abdullah menjabat sebagai ketua Otorita Batam. Nama-namanya diambil dari nama para raja-raja Melayu Riau abad ke XV sampai abad ke XIX.

Selain akses jalan, jembatan Barelang juga menjadi destinasi wisata favorit warga, Barelang memang tempat yang menyenangkan untuk menikmati sore. Selain itu, di lokasi jembatan I juga terdapat beberapa restoran Seafood, Anda bisa menikmati berbagai macam olahan laut yang pastinya sangat lezat.

Selanjutnya, di jembatan-jembatan berikutnya ada beberapa pantai cantik yang wajib dikunjungi, beberapa di antaranya pantai Melayu, pantai Setokok, pantai Mirota, pantai Vio-vio, juga akses menuju camp. Vietnam (Jembatan V) sebuah situs wisata sejarah. Barelang juga akses untuk menuju pulau-pulau cantik di sekitaran barelang.

📰Source: BP Batam

📸Photo: ©2016 – 2017 all photos by Andri C taken with iPhone 5 & Canon KissX7.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: